koleksi FF NC

Kamis, 01 September 2011

FF NC Naught Girl

oke.. ini dia,, FF pertama, di blog ini.
di baca alhamdullillah, gak di baca, banting laptop saja.

Cast : cari tau sendiri !



suatu hari...
"ini nilai kamu. lihat ! makin hari, makin menurun nilai kamu. wali kelasmu bilang, kau sering membuat keributan di kelas. kenapa kau jadi bandel? jawab ! jawab pertanyaan, appa!" tanya appa mu.
"aku tidak pernah berbuat keributan. aku hanya membuat semua temanku tertawa." jawabmu jujur.
"membuat temanmu tertawa dengan membuat keributan? iya?" 
"appa, aku tidak membuat keributan." 
"cukup. mulai sekarang, mobil, kartu kredit, laptop, appa sita!" ucap appa mu.
"MWO?! apa sudah gila? aku tidak bisa hidup tanpa itu." belamu.
"kau bisa pergi menggunakan angkot. atau kalau mau irit, gunakan sepeda. uang jajanmu akan appa berikan setiap hari sesuai kebutuhanmu. laptopmu appa sita, kamu dapat menggunakannya jika ada tugas saja. tingkatkan nilaimu dulu, baru appa kembalikan semuanya." ucap appa mu.
"tapi appa?" rengekmu.
"kembali ke kamarmu, dan mulai lah belajar!" suruh appa mu.

kamu pun dengan lunglai kembali ke kamarmu. aku tutup pintu kamarku dengan kasarnya.

BRRRRAAAAKKK!!

kamu jatuhkan tubuhmu ke atas ranjangmu. kamu tatap langit-langit kamarku.

"appa..." teriakmu kesal.


keesokkan harinya ..


kamu berangkat ke sekolah menggunakan sepeda. hampir sejam kamu mengayuh sepedamu menuju ke sekolahmu.
sesampainya di sekolahmu, 
"hey, ahjussi.. buka pintunya." ucapmu.
"mianhae, kamu sudah telat lima belas menit." ucap satpam sekolahmu.
"huh.. uh... mianhae ahjussi, bolehkah saya masuk?" ucap seorang namja sambil mengatur nafasnya.
"ohh.. ne. ayo masuk." ajak satpam sekolahmu sambil membukakan pintu.
"AHJUSSIIII!!!" teriakmu kesal.
"hey. berisik." ucap namja itu sambil menutup telinganya.
"kenapa dia diizinkan masuk, sedangkan aku?" tanyamu.
"dia baru telat sehari. kamu sudah setiap hari telat." jawab satpam sekolahmu.
"ahjussi, kau tidak adil." ucapmu.
"yasudah, kalian berdua masuk. jam belajar sudah mulai." ucap satpam sekolahmu.
akhirnya kamu dan namja itu masuk. kamu langsung berlari menuju kelasmu. kamu merasa namja tadi mengikutimu dari belakang. kamu langsung menghentikan langkahmu tiba-tiba. namja itu ternyata juga berhenti.
BRRUUUKKK.. 
namja itu menabrakmu.

"hey, kenapa berhenti mendadak?" tanya namja itu.

"kau mengikutiku?" tanyamu.
"ani."
"trus?"
"kelas kita sama. apa kau lupa. kau kan tukang buat rusuh kelas?" ucap namja itu.
"aku tidak pernah melihatmu." ucapmu.
"ahh.. kau berisik. cepatlah, kita sudah telat." ucap namja itu sambil menarik tanganmu dan berlari menuju kelas kalian.
sesampainya di kelas...


TOKTOKTOK...
namja itu mengetuk pintu kelasmu.
seorang guru yang bisa di bilang killer sedang berdiri di depan papan tulis, guru ini adalah salah satu guru namja yang paling galak. namanya Mr. Lee. guru bahasa inggrismu. mendengar suara ketukkan itu, seketika guru itu menghentikan aktivitasnya.
kamu dan namja itu pun langsung masuk.
"telat dua puluh menit. kemana saja kalian?" tanya guru itu.
"jalan-jalan, bu." jawabmu santai.
"kemana?" tanya guru itu.
"kehatimu.." ucapmu santai.
seketika kelas pun ramai. terdengar suara suit suitan. 
"ciee.. Mr. Lee digodain (namamu)" goda salah seorang temanmu.
"DIAM! DIAM! DIAM!" teriak Mr. Lee sambil memukul papan tulis.
seketika kelas pun sepi.
"Choi Minho. kamu termasuk murid teladan kan? kenapa bisa datang bersama murid urakan seperti ini?" tanya Mr. Lee.
"kami hanya tadi ketemu di gerbang sekolah." jawab namja itu.
"bohong, orang kami abis jalan-jalan dulu, ya kan?" ucapmu menggoda namja di sebelahmu.
seketika kelasmu ramai lagi..
"cieee.. (namamu) sukanya ama yang pinter pinter." teriak temanmu lagi.
"CUKUUPPP!!" teriak Mr. Lee. "Minho, saya percaya kamu, dan (namamu) saya tidak percaya padamu. kalian berdua boleh duduk." ucap Mr. Lee.
kamu pun langsung menempati tempat dudukmu.
"kemarin kita sudah ulangan harian untuk mata pelajaran saya. dan ini hasilnya." ucap Mr. Lee sambil membagikan nilai ujian b.inggris. 
"nilai tertinggi di raih oleh Choi Minho. dan award terendah masih di pegang (namamu). pertahankan ya (namamu)?" ucap Mr. Lee sambil mengejekmu.
oke, nilaimu memang nilai terendah. karna, lagi-lagi nilaimu mendapat nilai F. bagus. good job kan?


singkat cerita, bel istirahat berbunyi.
kamu yang memang menginginkan semua fasilitas yang di sita di kembalikan, kamu langsung menuju ke perpustakaan sekolahmu.
kamu mengambil banyak buku di rak buku.
lalu kamu bawa semuanya ke meja di tengah perpus. kamu mulai mengeluarkan catatanmu dan alat tulismu.
tiba-tiba...
"kau sedang apa? buku sebanyak ini? untuk apa?" tanya seorang namja.
kamu langsung menoleh ke arah sumber suara. 
"kenapa? gak suka aku belajar?" tanyamu jutek.
"ani. bukan begitu. aku hanya kaget dengan perbuatan sikapmu." ucap namja itu.
"diamlah. kalu kau tidak mau membantu, pergilah." ucapmu.
"aku bisa mengajarimu." ucap namja itu sambil menarik kursi di sebelahmu dan langsung duduk di kursi yang di tariknya.
"eh, siapa suruh kamu duduk di situ?" tanyamu.
"eh ah eh aja. namaku Minho, Choi Minho." ucap namja itu menegaskan.
"seterahlah ya. pokoknya, aku mau kamu pindah." ucapmu.
"aku kan mau mengajarimu." ucap Minho.
"aku tidak butuh ajaran mu." ucapmu.
"yang mana yang tidak kamu mengerti?" tanya namja itu.
"semua." jawabmu.
"MWO?! segitu bodohkah dirimu?" tanya minho.
"diamlah. cepat ajari aku." ucapmu.
baru saja minho mau menjelaskan, bel masuk sudah berbunyi.
TTTTTTEEEEEEEEETTTTTT....
"ahh.. kenapa masuknya cepat sekali?" ucapmu.
"yasudahlah. ayo masuk. pulang sekolah nanti biar aku ke rumahmu. kita belajar bersama." ucap minho.
"benarkah?" tanyamu.
"ne." ucap minho.
lalu kamu dan minho pun langsung menuju ke kelasmu. lalu kalian melanjutkan pelajaran.


singkat cerita, bel pulang sudah berbunyi.
kamu langsung pulang dengan minho mengunakan sepedamu ke rumahmu. minho yang membawa sepedamu.


sesampainya di rumahmu..


"mianhae, rumahku memang sering begini. sepi. eomma dan appa ku sedang bekerja, jadi jarang di rumah. dan aku anak tunggal. pembantuku sedang pulang kampung. jadi kalau mau makan atau minum ambil sendiri saja ya." ucapmu.
"ne." jawab minho.
kamu dan minho pun langsung menuju ruang tv. dan minho pun mulai mengeluarkan bukunya.
"jadi kita mulai dari sini ya, jika min dikali min sama dengan plus. kalau plus kali plus sama dengan plus." jelas minho.
"kok gitu? kenapa min sama min jadinya plus? trus kenapa plus sama plus jadinya plus? kenapa gak min? kan curang, min aja jadi plus. masa plus gak jadi min?" tanyamu.
"kau ini memang benar-benar babo ya? aduhh.. sulit mengajarimu. ya dari rumus sananya plus sama plus jadinya plus. gak akan jadi min. mengerti?" tanya minho.
"ani.." jawabmu sambil garuk garuk kepala.
"aku haus." ucap minho.
"ambil di dapur." 
"aku kan tamu."
"trus?"
"ya, tamu adalah?" tanya minho.
"tamu adalah pembantu. ambil sendiri ah." ucapmu.
"ahh.. ani.. ambilkan." ucap minho manja.
"kau ini. manja sekali." ucapmu.
kamu pun langsung berdiri. tiba-tiba kamu keselengkat kaki panjang minho yang sedang di selonjorkan. kamu pun langsung jatuh dan menerbangkan rok minimu dan menunjukkan sempak merak yang sedang kau pakai. *nantang*.
minho juga menatap sempakmu cukup lama. paha mu yang mulus, terlihat tanpa ada yang menghalangi. 
"aduhh.. sakit. minho-ahh. kenapa kau diam saja? bantu aku." ucapku.
minho pun langsung bangun dari kebengongannya. di gendongnya dirimu. "kemana?" tanya minho.
"kekamarku. di sana." ucapmu smabil menunjukkan kamarmu.
minho pun langsung menggendongmu ke kamarmu. di taruhnya tubuhmu di atas kasur. saat kamu akan beranjak pergi, kamu menarik tangan minho. minho pun menghentikan langkahnya dan menoleh ke arahmu.
"waeyo?" tanya minho.
"pijati dulu kakiku yang keseleo." ucapmu.
"MWO?! kenapa aku?" tanya minho.

"ini semua kan gara-gara kamu jga." ucapmu.
minho pun akhirnya memijat kakimu. kakimu memang keseleo karna terselengkat kaki minho. 
"masih sakit?" tanya minho.
"masih." ucapmu.
"panggil tukang pijat saja ya?"
"ani. aku mau, kau yang pijit."
"aku kan sudah pijit kakimu. sudah ya? aku lelah." ucap minho sambil berdiri dan siap untuk pergi. tapi kamu langsung menarik tangannya sehingga minho jatuh menibanmu.
kepalanya tepat berada di atas kepalamu. harusnya kalian sudah ciuman, tapi minho menahan kepalanya. tapi kamu langsung mendorong kepalamu dan mencium bibir minho. minho pun langsung menarik tubuhnya dan bibirnya. lalu ia duduk di pinggir ranjang.
"seharusnya kau tidak lakukan itu." ucap minho.
"kenapa?" tanyamu.
"aku pulang dulu." ucap minho.
"minho, maukah kau? jadikan aku milikmu?" tanya minho.
"mwo?" 
"bermain denganku? dari dulu aku ingin mencobanya." ucapmu jujur.
"ani." tolak minho tegas.
"MINHOO.. kau lah satu-satunya namja yang aku pilih untuk menjadikan aku milikmu. belum satu pun ada namja yang menyetuhku. banyak namja yang mau jadi pacarku. tapi aku menolaknya, aku ingin dirimu." ucap mu. 

memanga dari dulu, kamu diam-diam sudah menyukai minho. awalnya kamu tidak tau namanya dan tidak akan mencari namanya. kamu berbikir, jika jodoh, pati akan tau dan datang dengan sendirinya. kamu ingin minho menjadi milikmu. banyak yeoja yang mengincar minho, tapi tidak satu pun yang di pilihnya. dan peluang minho berada di rumahmu yang sepi kamu jadikan alasan untuk melakukan hal itu. karna satu alasan, kamu ingin minho menjadi milikmu seutuhnya.


minho bukannya berhenti, tapi malah melanjutkan langkahnya.
"MINHHOOO..." teriakmu. minho terus berjalan ke luar kamarmu. kamu pun mulai menangis.
"huhuhuu... yeoja babo. harusnya tidak aku lakukan itu." ucapmu.
tiba-tiba...
"hapus air matamu." ucap minho tiba-tiba datang.
kamu pun langsung menoleh ke arah sumber suara.
"minho?" ucapmu kaget.
"mmm... apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya minho santai sambil tiduran di sebelahmu.
"kau?" ucapmu masih tidak percaya.
"aku tanya, kita mau apa sekarang? atau aku pulang." ucap minho.
"ahh.. oppa." ucapmu sambil memeluk minho.
seketika kamu pun langsung meloncat duduk di atas perut minho.
"bukankah kakimu sakit? kenapa bisa loncat?" tanya minho.
"sakitnya hilang, karnamu." ucapmu. kamu pun langsung mencium bibir minho. minho pun mulai membalas ciumanmu. minho mulai membuka mulutnya, lidahmu pun langsung masuk ke mulutmu. minho pun langsung menyedot lidahmu. lama kalian melakukan itu. sampai akhirnya kalian ke habisan nafas.lalu kalian melepaskan ciuman kalian, kalian mencoba mengatur nafas.
lalu kamu dengan liarnya membuka seragam minho. kamu buka satu per satu kancing kemejanya. ABS minho terpampang. bentuk kotak kotak tercipta di perutnya.
kamu pun dengan nakalnya mencubit nipplenya. minho pun langsung menggeliat.kamu hanya tersenyum. lalu lidahmu mulai bermain, kamu jilat nipple minho. minho hanya bisa merem melek. kamu gigit kedua nipple nya bergantian. lalu kamu sedot kedua nipple nya itu. 
"aahh.. jagiya.. jangan di situ. geli." ucap minho sambil menahan rangsang yang kamu berikan.
bukannya mendengarkan ucapannya, kamu malah sibuk asik menjilati perut minho.
ciumanmu makin turun sampai batas celana minho. kamu menatap minho, lalu kamu mengeluarkan evil smile mu. kamu buka gesper minho. lalu kamu buka resletingnya. minho segera menahannya.
"jangan jagi." ucap minho.
tanganmu langsung menghempaskan tangan minho. lalu kamu mulai membuka celananya. kamu tarik celananya lalu kamu buang ke sembarang tempat. tersisi boxer bergambar kartun shinchan.
"haha.. kamu suka shinchan?" tanyamu.
"ne. kau juga?" tanya minho.
"ne. shinchan itu kan suka diginiin sama mamanya." ucapmu sambil mencubit junior minho.
"aaa... jagiya.. jangan.." ucap minho. 
dan CROTTT.. 
boxer minho seketika basah. cairan minho keluar. kamu pun langsung membuka boxer minho. 
"oppa, kau sudah basah ya?" godamu.
kamu pun langsung membuka celana dalam minho. juniornya sudah tegak dengan sempurna. kamu pun langsung melahap juniornya. kamu emut juniornya yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
"ahh.. jagiya.. jangan.. ah.. euhh.." ucap minho diikuti desahan nikmat.
"kamu pun mulai menggigit juniornya. kamu sedot lagi juniornya. lalu kamu masuk keluarkan juniornya dari mulutmu.
"ahh.. jagiya.. faster." ucap minho.
kamu pun langsung mempercepat gerakan mulutmu. tidak lama kemudian, cairan minho tumpah di mulutmu. kamu telan semua cairan minho itu. kamu pun langsung membuka bajumu. kamu buka kemejamu lalu rok mu. tersisa sempak dan bh mu. minho hanya menatap tubuh mulusmu dan tidak berhenti menatapnya. lalu kamu membuka bh mu. minho menatapmu tetap tidak berkedip. lalu kamu langsung memeluk tubuh minho. payudara mu menempel ke nipple minho. 
"do you want to taste?" tanyamu.
minho pun mengangguk. kamu pun langsung menjulurkan payudaramu ke mulut minho. minho pun langsung melahap payudaramu kiri dan meremas payudara mu yang kanan. di gigitnya nipple mu, lalu di sedotnya nipplemu. di tinggalkan banyak kissmark disana.
setelah puas dengan payudaramu, minho mulai menatap ke arah sempakmu. kamu pun langsung melepas sempakmu. lalu kamu masukkan dua jari mu ke dalam miss v mu sendiri. kamu sodok-sodok miss v mu. kamu menikmati aksimu sendiri. desahan nikmatmu membuat minho geregetan sendiri. kamu mulai mempercepat gerakan jarimu, saat kamu hampir sampai klimaks, kamu keluarkan jarimu, lalu kamu taro miss v mu di atas mulut minho. seketika cairanmu keluar. minho pun langsung menelan cairanmu yang tumpah di mulutnya.

 

karna sudah tak tahan, kamu pun langsung memandu junior minho untuk masuk ke miss v mu. tetap pada posisi women on top. 
baru ujung junior minho menusuk miss v mu, kamu sudah berteriak.
"AAAAAA... SAKIT..." teriakmu.
minho mulai memunculkan evil smilenya. di dorongnya juniornya agar masuk seutuhnya ke miss v mu. 
"aaa.... oppa, tunggu. sakit." ucapmu.
tapi telat, junior minho sudah seutuhnya masuk ke miss v mu. kamu langsung memeluk tubuh minho untuk mengurangi rasa sakitnya. minho pun langsung mengangkat dagumu. diciumnya bibirmu. lama kelamaan miss v mu sudah tidak terasa sakit.
kamu pun kembali menegakkan kepalamu. lalu kamu mulai menaik turunkan tubuhmu. kamu mulai ketagihan. kamu percepat gerakan miss v mu. kamu naik turun dengan kecepatan max. kamu pun menarik tangan minho untuk meremas payudaramu. minho pun mulai dengan sendirinya meremas payudaramu.
kamu tetap melanjutkan aktivitas miss v mu. kamu percepat gerakan naik turunmu. sampai akhirnya kamu sampai pada puncaknya. cairan mu keluar. tumpah di dalam miss v mu. kamu pun langsung menjatuhkan tubuhmu ke atas minho lalu kamu cium bibir minho.
minho yang belum mengeluarkan cairannya, mulai meremas pantatmu dan mengangkatnya naik turun tetap dengan ciuman yang menempel.
kamu hanya melemaskan tubuhmu agar minho mudah megangkatmu. sampai akhirnya minho mencapai puncaknya, cairannya keluar menumpahi miss v mu. kamu langsung memeluk minho dan menenggelamkan kepalamu di dadanya.
"kau milikku" ucap minho. 
kamu pun kembali mencium bibir minho.minho pun mulai meresponnya. kali ini, lidahnya yang masuk ke mulutmu. kamu pun langsung menyedotnya.
lalu kamu tidur di atas minho tanpa melepas junior minho dari miss v mu. 


















THE END..





OKE YADONGERSS,, GIMANA FF NYA? BASAH GAK? COMMENT DONG, APA KEKURANGGANNYA, APA KELEBIHANNYA. 
KALO KAYA GINI, INI NC BERAPA? 17 ATAU 21?
ayo dong, comment.


gamsahamnida.








                                                                                     Created By :


                                                                                    ~ADMIN HA~
 
 

ciee.. ciee...

hai hai yadongers?

ciee.. ciee.. akhirnya bikin blog juga.

setelah berabad-abad memikirkan apakah akan membuat blog atau tidak, akhirnya, saya menentukan akan membuatnya. hihi...

ciee...ciiiee.. yadongers bisa makin puas nih baca ff NC nya.

follow twitter resmi kami ---> @SHINee_yadong


gamsahamnida.. :)

*pembukaan yang gak bagus banget*